KLASIFIKASI DENTAL CARIES INTERPROXIMAL BERDASARKAN CITRA RADIOGRAFI PERIAPIKAL
ABSTRAK
Karies menjadi salah satu permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang memiliki prevalensi tinggi di Indonesia yaitu sebesar 88,8%. Penyebab terjadinya karies yaitu aktivitas bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya demineralisasi pada permukaan gigi. Dari beberapa jenis karies gigi, karies interproximal adalah tipe yang paling sulit dideteksi karena tingkat perkembangannya yang cepat dan sulit dalam mendeteksi keberadaan lesi yang terjadi di permukaan halus antara batas gigi. Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dibuat sistem yang dapat mengklasifikasikan karies jenis interproximal berdasarkan citra radiografi periapikal. Klasifikasi ini didasarkan pada klasifikasi menurut G. V. Black yaitu berdasarkan posisi terjadinya karies pada gigi. Citra radiografi periapikal digunakan sebagai input sistem yang nantinya akan dilakukan klasifikasi dengan menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Output dari sistem ini berupa klasifikasi kombinasi dari jenis gigi dan jenis karies interproximal yang terjadi pada bagian anterior dan posterior gigi. Kombinasi dari jenis gigi dan jenis karies interproximal tersebut terbagi menjadi enam klasifikasi yaitu Molar Kelas II, Premolar Kelas II, Caninus Kelas III, Insisiv Kelas III Caninus Kelas IV, dan Insisiv Kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan performa keakurasian klasifikasi sebesar 85% terhadap 60 data pengujian.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer