Author : Dibyo Widodo   , Prima Kristalina, M. Zen Samsono Hadi
ABSTRAK

Dalam penanganan bencana alam, fase mitigasi bencana sangat penting. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan private cloud dengan metode Load Balancing untuk mengolah dan mendistribusikan data hasil deteksi kebencanaan. Private cloud berperan kunci dalam mengelola data dari sensor selama fase mitigasi. Aplikasi web dasbor akan dibangun untuk memberikan data real-time dan visualisasi guna mendukung prediksi, pengambilan keputusan, dan koordinasi respons. Data IoT dari sensor di lokasi bencana akan diintegrasikan ke aplikasi web, termasuk lokasi, kedalaman sungai, laju aliran, dan suhu. Aplikasi web ini memungkinkan manajemen bencana mengakses informasi real-time, memvisualisasikan data, dan membuat keputusan berdasarkan tren dan pola. Evaluasi performa kontainer Docker juga dilakukan untuk memastikan keandalan aplikasi web dalam situasi kritis. Pengujian ini mengukur kapasitas CPU, penggunaan memori, dan transfer data untuk mendapatkan pemahaman tentang performa aplikasi selama bencana. Hasil pengujian menunjukkan algoritma Load Balancing Round Robin dan Least Connection pada Docker Containers dan private cloud secara efisien mendistribusikan beban kerja. Penggunaan CPU terendah adalah 0.99% (Round Robin) dan 0.72% (Least Connection), sedangkan penggunaan CPU tertinggi adalah 57.12% (Round Robin) dan 63.47% (Least Connection) pada virtual machine dengan rata-rata penggunaan memori antara 74.07% dan 78.08%. Hasil pengujian performa data transfer menunjukkan algoritma Least Connection memiliki throughput yang lebih tinggi dibandingkan dengan algoritma Round Robin, yaitu 112.56 KB/detik dan 97.68 KB/detik, serta rata-rata data yang diterima dan dikirim yang lebih tinggi pula.

[DOWNLOAD ABSTRACT]