Author : Algie Putra Handaya   , Okkie Puspitorini, Ari Wijayanti
ABSTRAK

Pembudidaya ikan tambak merupakan salah satu mata pencaharian di Indonesia dan sektor perikanan juga memiliki andil yang cukup besar dalam perekonomian Indonesia. Sayangnya, teknologi masih belum terpenetrasi dengan baik. Para pembudidaya masih melakukan monitoring kualitas air secara tradisional. Seiring dengan berkembangnya teknologi dibuatlah konsep Smart Fishery dimana didalamnya terdapat suatu sistem yang dapat mengirimkan dan menerima informasi untuk keperluan prediksi panen dan monitoring kualitas air kolam guna meningkatkan efisiensi dalam proses budidaya. Pada penelitian ini dibuat suatu desain sistem komunikasi untuk mengirimkan data prediksi panen ikan sekaligus data monitoring kualitas air tambak menggunakan metode Multihop yang didukung dengan modul komunikasi LoRa. LoRa dipilih karena kemampuannya dalam komunikasi jarak jauh dan berdaya rendah seperti Bluetooth Low Energy atau BLE, sehingga cocok untuk perangkat sensor yang dioperasikan dengan durasi yang lama menggunakan sumber daya Power Bank pada cakupan area yang luas. Penggunaan metode Multihop berdasarkan parameter RSSI atau Received Signal Strength Indicator yang diintegrasikan pada alat dapat mengirimkan 72 data berupa nilai pH dan suhu tambak dalam kurun waktu 35 menit. Metode yang digunakan juga dapat memperluas jangkauan komunikasi data hingga jarak 200 m dengan rata-rata delay pengiriman data sebesar 2,12 detik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]