Author : Fahbian Firmansyach   , Arrad Ghani Safitra, Teguh Hady Ariwibowo
ABSTRAK

Salah satu sistem pendingin yang dapat mencapai temperatur rendah adalah Sistem Refrigerasi Cascade dimana sistem tersebut menggabungkan dua Sistem Refrigerasi Kompresi Uap (Vapor Refrigeration System). Penerapan Sistem Refrigerasi Cascade di dunia industri tentunya menggunakan beban yang berbeda-beda. Beban yang diberikan pada sistem tersebut tentunya akan berpengaruh terhadap sistem terhadap sistem baik dari kinerjanya sendiri maupun dari performa sistem. Pembebanan pada sistem refrigerasi cascade ini sendiri tentunya akan mengakibatkan kerugian - kerugian dalam pemanfaatan energi yang tersedia dalam sistem. Oleh karena itu dilakukan nya penelitian Eksergi untuk pemanfaatan energi secara maksimal yang terdapat pada sistem tersebut. Pada penelitian ini dilakukan variasi penambahan beban pada evaporator berupa electric heater menjadi lima, yaitu beban 0, 100, 200, 300, 400 dan 500 Watt. Data yang diambil adalah temperatur, pressure dan laju alir massa pada semua komponen. Data yang diperoleh akan diolah menjadi tabel agar memudahkan. Hasil yang diperoleh temperatur kabin terendah adalah -22,3°C, COP cascade terendah adalah 1,316 pada saat pembebanan 100 Watt dan nilai COP cascade tertinggi adalah 2,12 pada saat pembebanan tertinggi yaitu 300 Watt. Efficiency exergy tertinggi terdapat pada variasi beban 400 watt dengan nilai efficiency 41%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]