Author : Prawida Yumia   , Rizky Yuniar Hakkun, Artiiarini Kusuma N.
ABSTRAK

Di tengah pandemi Covid - 19, perusahaan startup menjadi salah satu penopang ekonomi Indonesia yang dapat bertahan hingga berkontribusi sebanyak 4% GDP (Gross Domestic Product). Tahun 2021, Indonesia memiliki 2.305 startup, terbesar ke - 5 di dunia. Sayangnya 52,7% berbasis di Jabodetabek dan belum merata ke seluruh Indonesia, padahal dengan bonus demografi 64% dari total penduduk, Indonesia membutuhkan 9 juta tenaga digital hingga tahun 2030. Juga salah satu syarat negara maju adalah jumlah pelaku entrepreneur harus lebih dari 14% dari rasio penduduk, sementara di Indonesia baru 3,1%. Kendalanya adalah dibutuhkan dukungan, role model dan pendidikan sebagai infrastruktur dalam pengembangan startup untuk mendukung technopreneur. Lean canvas dapat membuat proses memulai sebuah perusahaan dan produk menjadi lebih kecil resikonya dan melalui implementasi gamifikasi dalam bisnis dapat membantu entrepreneur mengembangkan teknik inovasi dalam marketing. Lebih lanjut, dilakukan uji validitas ide dan hasilnya 94,1% responden tertarik dengan ide tersebut. Oleh karena itu rancangan Technopreneur GO diusulkan sebagai platform website belajar lean canvas startup.

[DOWNLOAD ABSTRACT]