Author : Salma Kirana Sekarsari   , Legowo Sulistijono, Eru Puspita, Budi Nur Iman
ABSTRAK

Budidaya tanaman sayuran yang dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan lahan halaman rumah maupun di dalam rumah sering ditemui dimasyarakat. Kegiatan ini tentunya memiliki beberapa permasalahan yang berbeda dari budidaya tanaman sayuran oleh petani budidaya tanaman profesional. Beberapa permasalahan tersebut yaitu kelalaian penanam dalam memberi penyiraman untuk tanamannya dan cuaca yang tidak cukup cahaya matahari di musim hujan atau tanaman tidak mendapatkan cahaya matahari yang cukup karena berada di dalam rumah atau indoor. Salah satu tanaman sayuran yang paling cepat tumbuh yaitu tanaman kangkung darat atau Ipomoea reptans yang membutuhkan waktu 30 sampai 45 hari setelah penanaman untuk bisa dipanen. Tanaman kangkung darat membutuhkan kondisi tumbuh dengan kelembaban tanah yang relatif tinggi dan cuaca dengan kelembaban 60 persen serta cahaya matahari penuh. Untuk mengatasinya dibuatlah suatu sistem monitoring serta kontrol untuk merawat tanaman kangkung darat. Dengan memanfaatkan sensor soil moisture, sensor LDR, ESP8266 dan relay, memonitor tingkat kelembaban tanah serta pembacaan cahaya dilakukan melalui bot Telegram pada smartphone. Sistem ini dilengkapi dengan pompa air dan growlight untuk melakukan penyiraman dan penyinaran tanaman kangkung darat secara otomatis. Sistem penyiraman dan penyinaran tanaman kangkung darat secara otomatis akan dipantau dan dikontrol melalui bot Telegram dengan mode penyiraman dan penyinaran otomatis sesuai kebutuhan dan mode semimanual dengan penyiraman dan penyinaran dilakukan on command secara otomatis. Hasil yang diperoleh dari pembuatan sistem ini adalah terjadinya penyiraman tanaman kangkung secara otomatis yang menyebabkan kondisi tanah pada keadaan lembab dan berjamur serta proses penyinaran yang berlangsung selama satu hari penuh.

[DOWNLOAD ABSTRACT]