Author : Muhammad Syamsul Ma'arif   , Eko Budi Utomo, Mohamad Nasyir Tamara
ABSTRAK

Drone memiliki beberapa komponen utama dalam sistemnya mulai dari sumber energi, kontrol, dan kestabilan. Penelitian ini bertujuan untuk menambah kestabilan drone ketika terbang di daerah pegunungan yang memiliki kecepatan hembusan angin tinggi dan dapat melakukan tracking lintasan pada gunung berapi. Dengan menerapkan teori PID dalam mengatur kestabilan pada drone dapat memperhalus turbulensi melalui penerapan dasar PID. Pada fitur tracking, drone menggunakan GPS untuk menentukan lintasan yang dilalui. Percobaan dilakukan pada lapangan luas yang memiliki hembusan angin kencang dan diberi gangguan berupa tarikan maupun dorongan. Hasil yang didapat yaitu drone cukup stabil ketika terkena gangguan pada waktu terbang. Dengan menggunakan pengaturan PID 1.4 0.05 15 dan memiliki grafik yang relatif stabil pada saat terbang. Pengaturan PID yang salah menghasilkan sudut yaw,roll dan pitch yang cukup tinggi dan menyebabkan drone hilang kendali. Pembacaan GPS mengirimkan data posisi dari drone kemudian di masukkan kedalam mission planner untuk mengetahui lintasan terbang dari drone.

[DOWNLOAD ABSTRACT]