Author : Faidurrohman   , Mohammad Zikky, Zulhaydar Fairozal Akbar
ABSTRAK

Kepulauan Madura mempunyai kekayaan alam yang dapat dikembangkan sebagai destinasi pariwisata, seperti Pulau Gili Iyang, Pulau Gili Labak, Pulau Gili Mandangin dan lainnya. Salah satu wisata utama yang ada di Madura selain pantai adalah wisata religi, banyak sekali tempat religi di Pulau Madura yang membuat Madura sebagai salah satu pilihan destinasi wisata religi. Namun Selama periode tahun 2019 hingga 2020 menurut data dari Badan Pusat Statistik kota Bangkalan(sebagai patokan) menunjukkan penurunan mulai dari wisatawan mancanegara yang sebelumnya mencapai 170 orang menjadi 30 orang dan wisatawan nusantara yang sebelumnya mencapai 2.538.237 orang menjadi 961.151 orang. Melalui data di atas menjadi alasan untuk penulis mengajukan judul tugas akhir “GAME PENGENALAN MADURA UNTUK MENINGKATKAN DAYA DUKUNG WISATA MENGGUNAKAN AUGMENTED REALITY” dengan tujuan untuk meningkatkan daya dukung wisatawan di pulau Madura dengan pendekatan yang modern dan sesuai target user. Metode yang digunakan menggunakan 3 komponen utama, yaitu minigame kuis, Online Map, dan Model Target Augmented Reality. Minigame digunakan untuk menambah wawasan wisatawan terhadap pulau Madura. Online map membantu pemain untuk mengetahui lokasi wisata. Model Target Augmented Reality membantu pemain mengeluarkan model 3D. Hasil dari tugas akhir ini menyatakan bahwa game augmented reality cukup bisa menjadi media pengenalan wisata pulau Madura kepada pemain. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengenalan wisata dapat dilakukan melalui media game yang memiliki fitur model target augmented reality.

[DOWNLOAD ABSTRACT]