Author : Ilham Bachtiar Setiyadjid   , Epyk Sunarno, Diah Septi Yanaratri
ABSTRAK

Motor BLDC (Brushless DC) banyak diaplikasikan tidak hanya pada skala industri namun juga skala rumah tangga hal ini karena kelebihan yang dimiliki motor BLDC seperti efisiensi yang tinggi serta rugi-rugi mekanik yang rendah. Pada pengoperasian motor BLDC tentunya akan dioperasikan pada suatu beban yang menyebabkan kecepatan putar motor BLDC menurun, maka dari itu, pada penelitian ini menunjukkan bagaimana cara menjaga kecepatan putar motor BLDC pada saat diberi beban dengan mengatur tegangan input driver BLDC, sehingga tegangan keluaran driver BLDC akan ikut berubah yang akan mempengaruhi kecepatan putar motor BLDC. Tegangan input driver BLDC didapatkan dari keluaran Zeta Converter berdasarkan duty cycle yang dihasilkan dengan metode kontrol logika Fuzzy. Metode logika Fuzzy dipilih karena proses kendali ini relatif mudah dan fleksibel serta dirancang dengan tidak melibatkan model matematis yang rumit dari sistem yang akan dikendalikan. Sistem kendali dirancang dengan menggunakan dua buah masukan yang berupa Error dan Delta Error berupa kecepatan motor BLDC dalam RPM (Revolution Per Minute) yang didapat dari sensor kecepatan. Kedua input akan diproses oleh FLC (Fuzzy Logic Controller) untuk mendapatkan nilai duty cycle. Nilai duty cycle dari PWM (Pulse Width Modulation) akan mengontrol keluaran Zeta Converter sehingga kecepatan motor BLDC dapat mendekati nilai setting point sebesar 1000 RPM saat pada kondisi tanpa beban maupun diberikan beban. Hasil pada pengujian secara hardware menunjukkan saat diberikan beban 0,5 kg (0,05Nm) untuk mencapai set point membutuhkan rata-rata waktu 30 detik dengan rata-rata error kecepatan 1,74% dan untuk beban 1 kg (0,1 Nm) untuk mencapai set point membutuhkan rata-rata waktu 37 detik dengan rata-rata error kecepatan 5,32%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]