Author : Dimas Rayhan Widyaris   , Nofria Hanafi, R.Sanggar Dewanto, Hendhi Hermawan
ABSTRAK

Dimasa sekarang ini teknologi wahana antariksa telah berkembang dengan sangat pesat. Salah satu temuan teknologi terbaru yaitu vertical landing system pada roket yang memungkinkan untuk dapat digunakannya kembali roket yang telah diluncurkan karena dapat kembali ke bumi dengan utuh tanpa adanya kerusakan yang cukup berarti. Penelitian ini bertujuan sebagai research dan edukasi dalam perancangan dan pembuatan roket dengan kemampuan auto take off dan vertical landing. Roket memakai propulsi EDF Electric Ducted Fan dan dikendalikan menggunakan mikrokontroler Pixhawk. Take off dilakukan secara auto dari launcher dan terbang menuju landing pad. Vertical landing mode mengubah posisi roket dari horizontal menjadi vertical dengan nose dari roket menghadap ke atas, roket turun perlahan dengan menjaga keseimbangan dan posisi agar tetap tegak kemudian mendarat. Penggunaan PID Proportional Integral Derivative dapat menjaga roket untuk tetap seimbang saat auto take off, terbang, maupun saat mode vertical landing. Sistem auto take off, kendali terbang, dan vertical landing telah selesai dibuat tetapi pengujian vertical landing masih dilakukan secara terpisah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa roket berhasil take off dan terbang secara otomatis. Pengujian vertical landing dilakukan memakai metode TVC Thrust Vane Control, sistem berjalan dengan baik tetapi roket belum bisa seimbang dikarenakan perlunya aktuator tambahan untuk membantu TVC.

[DOWNLOAD ABSTRACT]