Author : Muchammad Agil Ananda   , Ali Husein Alasiry, Eru Puspita
ABSTRAK

Umumnya pedagang makanan saat ini menggunakan kompor gas LPG untuk proses memasak karena pengaruh dari program pemerintah mengkonversi dari minyak tanah ke gas LPG sebagai bahan bakar kompor yang digunakan. Makanan merupakan kebutuhan primer manusia,tanpa makanan manusia tidak akan bisa melakukan aktivitas sehari-hari mereka. Salah satu makanan di Indonesia yang banyak peminatnya adalah jenis makanan basah karena mengandung kuah dengan bumbu dan rempah didalamnya. Untuk menjaga kenikmatan penyajian kuah tetap hangat ketika sedang sepi pelanggan, kompor pemanas kuah dimatikan atau menyalakan kompor dengan indikator paling kecil, hal tersebut dilakukan agar kuah tidak basi dan bisa disajikan dari pagi hingga malam hari. Ketika kedatangan banyak pelanggan, pedagang tidak perlu mengubah indikator karena api terus dinyalakan pada kuah agar tetap hangat,sedangkan indikator nyala api akan sering berubah jika sepi pelanggan. Proses kenaikan suhu pada panci ke kuah tentu memiliki waktu yang relatif lama sehingga pelanggan akan menunggu. Dengan adanya alat ini Pedagang tidak perlu repot-repot untuk mengubah indicator pada kompor gas. Alat akan otomatis mengatur besar kecil api. Oleh karena itu pada proyek akhir ini akan dirancang sistem untuk mengatur besar api pada kompor secara otomatis yang mamanfaatkan stop kran dikombinasikan dengan motor servo dibantu dengan sensor suhu PT100 pada kuah. Dengan mennggunakan fuzzy logic untuk membantu menklasifikasikan suhu pada kuah dan sistem kontrol input gas pada kompor

[DOWNLOAD ABSTRACT]