Author : Affabi Atmara   , Reesa Akbar, Legowo Sulistijono
ABSTRAK

Vertical Jump adalah lompatan keatas yang sering digunakan pada banyak cabang olahraga seperti basket, voli dan bulu tangkis. Agar vertikal jump bisa maksimal maka diperlukan pengukuran power otot tungkai. Pengukuran power otot tungkai biasanya dilakukan secara manual seperti menggunakan papan vertical jump, Jump MD dan Jump DF yang hanya mengukur ketinggian lompat dengan asumsi semakin tinggi lompatan maka semakin baik power otot tungkai yang didapat. Oleh karena itu dibutuhkan alat yang bisa mengukur power otot tungkai dengan satuan yang benar. Parameter yang diukur adalah massa atlet dan tinggi lompatan yang dihitung menggunakan Rumus Lewis. Penerapan teknologi secara nirkabel dapat membantu atlet dalam memonitor data hasil lompatan melalui aplikasi smartphone secara realtime. Penambahan fitur seperti menyimpan data ke dalam csv dapat memudahkan atlet untuk melakukan rekapitulasi. Dari data pengukuran yang berhasil direkapitulasi, rata rata persentase error cukup kecil yaitu 0.84 persen untuk pengukuran berat, 1.2 persen untuk pengukuran tinggi lompatan dan 1.07 persen untuk pengukuran power otot tungkai. Alat ini ketika digunakan terus menerus mengalami simpangan baku pada pengukuran berat sebesar 2 kg dengan rata rata persentase error mencapai 2.94 persen.

[DOWNLOAD ABSTRACT]