ALAT PENGUMPUL SAMPAH BOTOL POLIETILENA TEREFTALAT (PET) UNTUK PEMBELIAN TIKET ELEKTRONIK TRANSPORTASI UMUM DENGAN METODE TEMPLATE MATCHING
ABSTRAK
Sampah plastik merupakan golongan jenis sampah yang sangat sulit untuk terurai. Sebagian sampah plastik biasanya digunakan dalam hal pengemasan yang digunakan sehari hari. Secara tidak sadar penggunaan plastik sudah menjadi zona nyaman bagi banyak orang karena kegunaannya yang praktis dan mudah didapat. Tetapi sampah plastik juga membawa dampak negatif bagi kehidupan manusia dan lingkungannya. dampak yang ditimbulkan contohnya pencemaran air laut yang dapat mengganggu rantai makanan dan membunuh hewan laut, pencemaran air tanah karena sampah plastik tidak mudah terurai, dan lain-lain. Solusi terbaik untuk mengurangi sampah plastik yaitu membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempat yang diharuskan. Oleh Karena itu penulis ingin membuat suatu teknologi yang dapat mendeteksi sampah botol plastik. Dimana teknologi tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak dari sampah plastik. Teknologi tersebut dapat mendeteksi bentuk dan jenis sampah yang akan dibuang. Selain itu pengguna akan menerima reward berupa E Tiket untuk mengendarai transportasi umum. Dari pengujian sistem ini dibutuhkan sampel positif dan sampel negatif. Sampel positif merupakan beberapa gambar dari objek yang akan kita deteksi. Sedangkan sampel negatif merupakan beberapa gambar objek acak(random) diluar deteksi kita. Sampel positif yang diambil sebanyak lebih dari 400 gambar, sedangkan sampel negatif sebanyak lebih dari 500 gambar. Saat kamera mendeteksi adanya botol yang masuk, servo akan mulai berputar dengan delay 2 detik untuk memutar wadah botol. Setelah itu servo akan kembali ke posisi awal dengan delay 2 detik. Setelah mencapai poin yang ditentukan generate kode akan dijalankan dan masuk ke database. Generate kode tersebut akan digunakan untuk tiket transportasi umum. Pada tampilan tiket terdapat kode tiket, waktu pembelian, waktu hangus dan status berlaku. Waktu berlau tiket tersebut adalah 2 jam pemakaian. Penulis juga melakukan pengujian untuk mendeteksi tiga ukuran botol yang berbeda, yaitu kecil, sedang dan besar. Pada botol ukuran kecil (350 ml) diketahui memiliki presentase akurasi sebesar 90 persen, botol ukuran sedang (600 ml) memiliki presenstase akurasi 70 persen, sedangkan botol ukuran besar (1500 ml) memiliki presentase akurasi sebesar 80 persen. Pengukuran tersebut dilakukan sebanyak 10 kali percobaan pada masing-masing jenis ukuran botol.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer