Author : Moch. Revian Aufiar Riefky   , Arif Irwansyah, Reesa Akbar
ABSTRAK

Sampah polietilena tereftalat (PET) adalah jenis sampah yang paling banyak digunakan dalam proses daur ulang. Di Indonesia, tingkat kesadaran masyarakat terhadap pemilahan sampah sangat rendah dan menyulitkan industri daur ulang untuk mencari sampah berbahan PET. Beberapa kota di dunia telah mengedukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah dengan memanfaatkan sampah PET untuk pembelian tiket transportasi umum. Di Indonesia sendiri terdapat layanan serupa, namun untuk perhitungan dan pengumpulannya masih dilakukan secara manual. Dari sinilah penulis memiliki ide untuk membuat sebuah alat berbentuk reverse vending machine untuk pembelian tiket transportasi umum dengan sampah botol PET. Alat ini mendeteksi sampah botol PET berdasarkan ukurannya yang ditangkap dari kamera yang kemudian diolah menggunakan metode deteksi objek dengan Convolutional Neural Network (CNN). Deteksi dengan input citra bertujuan untuk menghindari penggunaan sensor yang banyak dan menghindari kesalahan deteksi objek. Sistem menggunakan dua model CNN berbasis SSD MobileNet untuk dibandingkan, yaitu SSDLite MobileNet V2 dan SSD MobileNet V2. SSDLite MobileNet V2 memiliki hasil deteksi yang lebih baik, yaitu akurasi 0,83 dan FPS 2,68. Sedangkan SSD MobileNet V2 memiliki akurasi 0,81 dan FPS 2,40. Terdapat loadcell untuk mendeteksi keberadaan botol PET dengan massa sekitar 7,12 gram hingga 27,25 gram. Saat deteksi tepat, sistem memasukkannya ke penyimpanan dan memberikan poin. Saat poin memenuhi, tiket yang dicetak berbentuk tiket fisik dan elektronik pada server web. Tiket elektronik didapat dari link pada QR Code yang ditampilkan pada LCD. Alat menerima sampah botol PET selama penyimpanan tidak penuh, yang dimonitoring oleh sensor ultrasonik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]