Author : Hafidz Adhi Pramana   , Dadet Pramadihanto, Eko Henfri Binugroho, R.Sanggar Dewanto
ABSTRAK

Pengambilan citra bawah air yang jernih adalah suatu hal yang menantang dikarenakan sifat fisik di lingkungan tersebut. Kendala utama yang sering kali dialami saat mengambil citra bawah air adalah hilangnya warna dan kontras dikedalaman tertentu. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti absorbsi warna, dan hamburan cahaya, yang menyebabkan citra bawah air memiliki tingkat visibilitas dan kontras yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan pengambilan citra bawah air, metode peningkatan citra dengan pendekatan multi scale fusion digunakan untuk mengembalikan tampilan citra bawah air yang terdistorsi. Metode ini tidak memerlukan perangkat keras khusus atau pengetahuan tentang kondisi bawah air atau kondisi lingkungan bawah air. Metode ini hanya membutuhkan satu gambar masukan yang terdistorsi sehingga tidak memerlukan perangkat keras maupun pengetahuan khusus tentang kondisi lingkungan bawah air. Citra masukan tunggal diproses dengan dua metode, yaitu dengan White Balance dan CLAHE untuk mendapatkan versi koreksi warna dan kontras yang ditingkatkan dari gambar aslinya. Hasil citra dari proses White Balance dan CLAHE selanjutnya diproses dengan menerapkan peta bobot untuk menghilangkan distorsi dan meningkatkan visibilitas objek dalam gambar. Hasil dari sistem peningkatan citra bawah air ini dianalisa menggunakan metode pengukuran MSE dan PSNR dan menghasilkan nilai rata -rata sebesar 2,931 untuk MSE dan 14,410 untuk PSNR dari 15 input gambar yang diuji

[DOWNLOAD ABSTRACT]