Author : Gebriela Rifka Duanti   , Arna Fariza, Ira Prasetyaningrum
ABSTRAK

Jalan dapat mengalami kerusakan karena beberapa faktor, seperti cuaca, kepadatan kendaraan dan lain-lain. Kerusakan jalan dapat menghambat segala bentuk aktivitas masyarakat sehari-hari, baik untuk kenyamanan maupun keamanan pengguna jalan. Kondisi beberapa jalan di area Surabaya Raya sering ditemukan beberapa kerusakan jalan, seperti jalan yang retak, bergelombang, serta jalan berlubang. Tidak adanya informasi terkait tingkat kerawanan kerusakan jalan pada setiap ruas jalan, mengakibatkan dampak kerusakan dan kerugian yang lebih besar. Dalam penelitian ini dibangun sistem informasi untuk mengetahui tingkat kerawanan kerusakan jalan yang ada di area Surabaya Raya. Analisa spasial yang dilakukan dengan memanfaatkan faktor-faktor bagaimana jalan dapat berpotensi mengalami kerusakan, pada penelitian ini menggunakan 3 kriteria yaitu lebar jalan, kepadatan lalu lintas atau lalu-lintas harian rata-rata(LHR), dan riwayat banjir. Fuzzy adalah metode yang digunakan untuk mengklasifikasikan ruas jalan sesuai tingkat kerawanannya sehingga sistem ini dapat memberikan informasi tentang tingkat kerawanan kerusakan jalan yang terdiri dari tiga kategori yaitu, rendah, sedang dan tinggi yang divisualisasikan ke dalam peta dengan rentang tahun 2018 – 2021. Analisa hasil klasifikasi fuzzy didominasi dengan kerawanan sedang dengan nilai rawan sebesar 1.4 – 2.48, dan ruas jalan dengan kerawanan tinggi terjadi pada tahun 2018 di Jl. Prof. Dr. Mustopo dengan nilai rawan sebesar 2.76, dan pada tahun 2020 di Jl. Mayjend. Yono Soewoyo dengan nilai rawan sebesar 3.0 dan Jl. Prof. Dr. Mustopo dengan nilai rawan sebesar 2.76.

[DOWNLOAD ABSTRACT]