Author : Muhammad Ivan Muntahir   , Dwi Kurnia Basuki, Sritrusta Sukaridhoto
ABSTRAK

Teknologi imersif telah berkembang dan berpengaruh pada revolusi di sektor pendidikan medis. Teknologi imersif yang mulanya digunakan pada dunia hiburan seperti game sekarang telah menjadi salah satu alternatif pendidikan medis. Pendidikan medis khususnya pada Standard Operating Procedures (SOP) keperawatan memerlukan kegiatan pembelajaran yang intensif seperti tatap muka secara langsung dengan pengajar serta fasilitas yang mendukung. Pandemi COVID-19 saat ini telah membatasi kegiatan pembelajaran secara langsung sehingga diperlukan sebuah alternatif dalam kegiatan pembelajaran tersebut. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan teknologi imersif, yaitu Virtual Reality (VR) terdapat ide untuk membuat sebuah aplikasi modul pembelajaran bidang kesehatan untuk pelajar medis dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran medis secara online sehingga pelajar medis tidak terhalang oleh jarak maupun waktu dalam proses belajarnya. Proyek akhir ini berfokus pada pembuatan aplikasi modul pembelajaran bidang kesehatan menggunakan teknologi Virtual Reality dengan device Oculus Quest 2 untuk melihat objek virtualnya. Aplikasi ini telah diuji performanya terhadap aplikasi VR, pengujian sistem dengan metode software testing, serta pengujian user dengan PIECES Framework. Didapatkan bahwa virtual reality telah dapat terintegrasi dengan teknologi imersif yang lain pada webXR. Kemudian penggunaan virtual reality untuk simulasi pembelajaran fleksibel bagi user karena dapat digunakan pada lingkungan yang minim cahaya serta simulasi dapat dilakukan secara berulang tanpa harus melibatkan interaksi dengan pasien secara langsung. Aplikasi virtual reality ini juga dapat menjadi salah satu alternatif sebagai media pembelajaran medis dibuktikan dengan validasi ke ahli medis. Kemudian pengujian terhadap user menggunakan PIECES Framework menunjukkan nilai rata-rata kepuasan user yaitu 4.35.

[DOWNLOAD ABSTRACT]