Author : A. Rizal Irwanto   , Ardik Wijayanto, Eru Puspita
ABSTRAK

Ayam joper atau ayam kampung super berasal dari hasil persilangan antara ayam kampung jantan dan ayam petelur betina dengan tujuan untuk produksi daging. Suhu menjadi salah satu faktor penting pada peternakan ayam joper. Suhu yang tidak sesuai dapat mengakibatkan kematian dan penurunan produktivitas sehingga menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak. Selain suhu, gas berbahaya seperti gas amonia dan gas metana yang berlebihan pada kandang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, penurunan pertumbuhan ternak, dan penyakit ternak. Oleh karena itu penulis membuat suatu sistem yang diharapkan dapat mengurangi resiko permasalahan suhu dan gas berbahaya tersebut yang tersambung langsung dengan aplikasi android Blynk. Mengontrol suhu kandang dengan memanfaatkan sensor DHT22 sebagai pemicu untuk mengaktifkan kipas atau lampu apabila suhu di dalam kandang terlalu panas atau dingin. Mengontrol gas berbahaya pada kandang dengan memanfaatkan sensor MQ4 untuk gas metana dan MQ135 untuk gas amonia sebagai pemicu untuk mengaktifkan kipas apabila kadar gas melebihi ambang batas. Mengontrol buka tutup tirai dengan motor torsi untuk membantu sirkulasi udara dalam kandang. Sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi suhu dan kelembaban dengan kesalahan eror paling besar 1 persen untuk suhu dan 0.4 persen untuk kelembaban. Sistem yang dikembangkan mampu mendeteksi kadar gas amonia dan metana dengan kesalahan eror paling besar 0,9 persen. Sedangkan untuk pembacaan kadar gas metana memiliki rata-rata paling besar 20,65 ppm dan paling rendah 5,40 ppm. Waktu yang dibutuhkan untuk penggulungan tirai dengan motor torsi hanya memakan waktu 30 detik.

[DOWNLOAD ABSTRACT]