Author : Elfan Mahrobi   , Titon Dutono, Amang Sudarsono
ABSTRAK

Perkembangan teknologi yang begitu cepat di era revolusi industri 4.0 ini, Cryptocurrency disebut uang digital, atau uang elektronik yang berada di dunia maya. Uang digital berbeda dengan uang konvensional, uang jenis ini tidak memiliki bentuk fisik melainkan hanya sebuah blok data yang di ikat oleh hash sebagai validasinya. Contoh yang paling banyak digunakan saat ini adalah bank. Meskipun nasabah wajib memberikan data pribadi untuk memenuhi persyaratan administrasi, bank tetap mendapat kepercayaan pelanggan karena dianggap aman serta banyaknya kemudahan dan fasilitas yang ditawarkan. Namun seiring berjalannya waktu, oknum pembobolan bank pun kian marak. Data pribadi dan riwayat transaksi siapapun bisa bocor sewaktu-waktu tanpa diduga. Untuk mengatasi pembobolan keamanan traksaksi secara digital, diciptakan sebuah teknologi yang dapat menjembatani yaitu blockchain. Teknologi blockchain adalah catatan transaksi digital berdasarkan strukturnya, di mana catatan individu, yang disebut blok, dihubungkan bersama dalam satu daftar, yang disebut chain (rantai). Blockchain digunakan untuk mencatat transaksi yang dilakukan dengan cryptocurrency. Sebagai intinya, blockchain adalah database terdistribusi yang memungkinkan transaksi langsung antara dua pihak tanpa perlu pusat wewenang. Datanya tersebar ke setiap pengguna cryptocurrency yang berada dalam jaringan itu. Pengguna tidak perlu khawatir akan adanya kecurangan karena unsur-unsur bertransaksi (jumlah satuan yang dikirimkan dan penerimanya) sudah divalidasi oleh seluruh pengguna yang berada di dalam satu network yang sama. Teknologi blockchain memungkinkan semua anggotanya saling terhubung tanpa melalui pihak ketiga. Sehingga semua sistem transaksi menjadi lebih transaparan. Dari hasil pengujian melakukan transaksi, didapat rata-rata delay sebesar 293 ms, maka termasuk ke kategori Bagus dengan indeks 3. Jitter sebesar 2,5 ms, maka termasuk ke kategori Bagus. Throughput sebesar 558.5 bits per second, yang berarti bandwidth sesungguhnya dari proses hash chain adalah sebesar 558.5 bits per second. Packet loss 0 % yang berarti seluruh paket diterima.

[DOWNLOAD ABSTRACT]