Author : Nurul Febrianti Rahayu   , Joke Pratilastiarso, Prima Dewi Permatasari
ABSTRAK

Superheater berfungsi untuk memanaskan uap basah atau wet steam menjadi uap kering atau dry steam yang selanjutnya uap tersebut akan digunakan untuk memutar turbin. Apabila temperatur steam terlalu tinggi akan menyebabkan terjadinya overheating pada pipa superheater yang dapat menyebabkan pemecahan metal dan mengganggu proses operasi pada boiler sedangkan apabila temperatur steam terlalu rendah akan menyebabkan rusaknya sudu sudu turbin. Temperatur steam superheater dikontrol dengan menggunakan desuperheater spray agar temperatur steam tetap pada setpoint. Namun pada pengendalian temperatur di superheater terdapat gangguan pada laju alir steam yang bervariasi yang menyebabkan steam tidak sempurna dalam menerima panas dari gas buang atau flue gas, sehingga temperatur steam tidak dapat tetap pada setpoint yang telah ditentukan. Karena inilah sistem pengendalian temperature pada superheater penting untuk dilakukan. Penggunaan pengendali PID pada proyek akhir ini menerapkan metode cascade yang diketahui dapat menghasilkan respon sistem pengendalian yang baik dan dapat mengurangi nilai disturbance. Selain itu untuk mendapatkan grafik respon yang baik dilakukan tuning parameter pengendali PID dengan menggunakan metode Direct Synthesis. Berdasarkan hasil uji close loop dengan perubahan pada setpoint dan disturbance dapat diketahui bahwa dengan menggunakan metode tuning direct synthesis pada strategi pengendalian cascade mendapatkan respon yang stabil dan dapat mencapai setpoint yang ditentukan.

[DOWNLOAD ABSTRACT]