Author : Anastasia Prameswari   , Suhariningsih, Indra Ferdiansyah
ABSTRAK

Saluran jaringan distribusi sering mengalami gangguan seperti gangguan hubung singkat. Ketika menentukan jenis gangguan dan letak gangguan diperlukan waktu yang lama. Hal ini dikarenakan petugas mencari letak gangguan hubung singkat dengan cara inspeksi visual dengan melokalisasi jaringan pada percabangan untuk menemukan fuse yang terputus atau dengan mengukur tahanan penghantar di setiap section pada jaringan yang diindikasikan mengalami gangguan. Cara ini kurang efektif untuk mencari penyebab gangguan karena membutuhkan waktu lama dan banyak orang. Alat ini dilewati tegangan tegangan 20V line to line sebelum terhubung ke beban. Kemudian terdapat 3 sensor arus yang mendeteksi besar arus gangguan hubung singkat. Jenis gangguan yang digunakan adalah gangguan hubung singkat antar fasa dan gangguan hubung singkat fasa ke tanah. Besar arus gangguan antar fasa yang digunakan adalah 8 A sedangkan untuk gangguan fasa ke tanah sebesar 4 A. Selanjutnya terdapat relay yang berfungsi memutus beban saat terjadi gangguan. Ketika sistem mendeteksi nilai arus yang ditentukan maka sistem akan mengirimkan notifikasi gangguan hubung singkat baik antar fasa maupun fasa ke tanah melalui SMS yang berisi jenis gangguan dan besar arus gangguan yang terbaca oleh sensor arus. Jika dilihat dari hasil pengujian diperoleh nilai arus rata – rata gangguan hubung singkat antar fasa dari pembacaan sensor arus sebesar 8,53 A. Kemudian nilai arus rata – rata gangguan hubung singkat antar fasa dari pengukuran menggunakan clamp on meter sebesar 8,67 A. Sehingga dapat diperoleh nilai prosesntase error arus saat terjadi gangguan hubung singkat antar fasa yaitu 2,375%. Sedangkan nilai arus rata – rata gangguan hubung singkat fasa ke tanah sebesar 4,83 A. Kemudian nilai arus rata – rata gangguan hubung singkat fasa ke tanah dari pengukuran menggunakan clamp on meter sebesar 5 A. Sehingga dapat diperoleh nilai prosesntase error arus saat terjadi gangguan hubung singkat fasa ke tanah yaitu 2,682%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]