Author : Arya Ditia Tegar Albab   , Endro Wahjono, Indra Ferdiansyah
ABSTRAK

Musim kemarau merupakan kendala bagi petani cabai untuk merawat tanamannya. Saat ini metode penyiraman yang dilakukan oleh mayoritas para pemilik tanaman masih dilakukan dengan cara manual, dimana seseorang harus membawa selang panjang untuk menyirami tanamannya satu persatu lalu harus menunggu sampai semua tanamannya basah. Begitupun dengan cara pemupukannya, seseorang harus membawa sebuah wadah yang berisi pupuk lalu memberinya satu persatu kepada tanamannya. Pada proyek akhir ini dirancang sebuah alat penyiram air dan pemberi pupuk otomatis yang dikontrol dengan sensor kelembaban, RTC (Real Time Clock) sesuai nilai kelembaban ideal 60-70% dan kebutuhan pupuk yang sesuai untuk tanaman cabai dapat diatur dengan jarak jauh melalui telegram pada saat musim kemarau dengan terik matahari yang panas. Alat penyiram air menggunakan water sprinkler 360 untuk meratakan penyiraman air dan water mist nozzle yang dapat mengeluarkan cairan kabut tipis untuk pemberian pupuk cair pada daun tanaman cabai. Microcontroller yang digunakan adalah STM32F4 dan terhbung serial dengan ESP8266 untuk mengubah set point penyalaan relay dan menyalakan relay secara manual dengan aplikasi telegram. Relay pompa air akan menyala untuk menyiramkan air pada saat sensor kelembaban mendeteksi nilai kelembaban berada dibawah set point yang ditentukan dan akan berhenti setelah melebihi set point. Relay pompa pupuk cair akan menyala pada saat RTC telah menunjukkan waktu yang telah ditentukan dan akan berhenti sesuai waktu yang ditetapkan. Dengan adanya ESP8266 dan aplikasi telegram dapat digunakan untuk monitoring dan mengatur penyalaan relay dari jauh selama terdapat koneksi internet. Hasil pengujian menunjukkann STM32F4 dapat digunakan untuk mengatur kelembaban dengan waktu yang dibutuhkan kurang lebih 20 menit untuk menaikkan nilai kelembaban dari 65% hingga 70% dan dapat digunakan untuk melakukan rutinitas penyiraman pupuk cair secara tepat waktu.

[DOWNLOAD ABSTRACT]