Author : Rizal Nurdiansyah   , Novie Ayub Windarko, Renny Rakhmawati
ABSTRAK

Dalam perkembangan energi baru terbarukan, penyimpan energi merupakan salah satu komponen penting yang menjadi sorotan oleh para ahli. Penggunaan penyimpanan energi yang umum digunakan adalah baterai, berfungsi sebagai perangkat penyimpan energi yang digunakan pada sistem kelistrikan, seperti pada panel surya, kendaraan listrik, dan beberapa aplikasi elektronik. Pada kondisi nyata, baterai memiliki beberapa kelemahan, sehingga untuk beberapa aplikasi dengan daya yang tinggi, penggunaan baterai menjadi masalah karena memerlukan biaya yang relatif tinggi dengan kemampuan Discharge yang terbatas, dan massa yang relatif berat. Dengan perkembangan teknologi, Ultracapacitor menjadi salah satu terobosan baru perangkat penyimpanan energi khususnya pada kendaraan listrik ataupun Hybrid Energy Storage System. Kelebihan yang dimiliki Ultracapacitor diantaranya kerapatan daya yang tinggi, Discharge Rate tinggi, siklus hidup panjang, dan operasi kerja dengan suhu esktrim untuk memenuhi kebutuhan lonjakan daya yang tinggi pada kendaraan listrik dengan arus starting yang tinggi. Sebagai perangkat penyimpan energi, diperlukan pemantauan State of Charge dengan tujuan agar Ultracapacitor dapat dijaga masa hidup dan bekerja secara optimal. Pada penelitian ini estimasi State of Charge menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inferece System diajukan dengan fungsi keanggotaan Triangular untuk konfigurasi rangkaian seri 5 Ultracapacitor 500 Farad 2.7 Volt guna menghasilkan tegangan yang 13.5 Volt dengan kapasitansi 100 Farad. Hasil simulasi menunjukkan bahwa estimasi SoC dengan perhitungan MAPE adalah 0.70% untuk Charging dan 0.83% untuk Discharging. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa MAPE dari estimasi SoC adalah 0.76% untuk arus acak dengan menggunakan fungsi keanggotaan Triangular menunjukkan estimasi sesuai dengan State of Charge sebenarnya.

[DOWNLOAD ABSTRACT]