Author : Ardiansyah Syahputra   , Yahya Chusna Arief, Syechu Dwitya Nugraha
ABSTRAK

Sebagai sumber daya alam, energi harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran masyarakat dan pengelolaannya harus mengacu pada asas pembangunan berkelanjutan. Namun demikian, eksplorasi sumberdaya energi lebih banyak difokuskan pada energi fosil yang bersifat unrenewable resources sedangkan energi yang bersifat renewable relatif belum banyak dimanfaatkan. Indonesia memiliki iklim tropis yang hanya mempunyai 2 musim sepanjang tahunnya yaitu musim kering (kemarau) dan musim basah (hujan). Letak geografis Indonesia yang berada di ekuator menyebabkan Indonesia adalah salah satu daerah yang memiliki nilai surplus sinar matahari karena mendapat sinar matahari sepanjang tahun. Untuk memanfaatkan kelebihan tersebut dirancang sebuah alat yang digunakan untuk memanfaatakan sinar matahari sehingga dapat menghasilkan energi listrik yang tidak akan pernah habis. Digunakan Maximum Power Point Tracker (MPPT) agar daya yang di hasilkan oleh panel surya dapat maksimal dalam kondisi apapun. Keluaran dari panel surya berupa tegangan dan arus yang di ukur oleh sensor ACS712 dan sensor tegangan kemudian di olah menggunakan mikrokontroler STM32F407VG yang berisikan metode MPPT Fuzzy logic controller (FLC). Keluaran dari FLC akan menghasilkan duty circle yang digunakan untuk membangkitkan Pulse Wide Modulation (PWM). PWM akan membangkitkan zeta converter yang digunakan untuk charging batrai 24V/35Ah. Baterai tersebut mensuplai beban lampu untuk menghangatkan ruangan inkubator yang dikontrol dengan relay. Suhu dalam inkubator di jaga konstan yang berkisar 38 - 39°C dan kelembaban inkubator berkisar 52 – 55% RH menggunakan sensor DHT11.

[DOWNLOAD ABSTRACT]