Author : Zahir   , Lucky Pradigta Setiya Raharja, Moch.Machmud Rifadil
ABSTRAK

Pada era modern banyak dijumpai gerai portabel baik makanan dan minuman di daerah perkotaan yang banyak dijumpai kalangan masyarakat terutama remaja milenial, tidak menutup kemungkinan gerai portabel ini ditemui di daerah pedesaan, beberapa dari gerai yang terdapat di daerah pedesaan memanfaatkan penyimpanan baterai karena sifatnya portabel guna memenuhi kebutuhan penerangan dari gerai serta sebagai sumber alternatif. Sumber listrik utama dari PLN tidak selamanya kontinyu dalam penyalurannya, ada kalanya terjadi pemadaman yang disebabkan gangguan dari alam maupun gangguan under/over voltage. Untuk mengantisipasi pemadaman khususnya pada malam hari ataupun gangguan under/over voltage maka dari itu dirancanglah sebuah sistem Automatic Transfer Switch (ATS), sistem ini menggunakan energi cadangan berupa baterai 12V 18Ah sebagai backup beban penerangan sementara. Alat ini mampu bekerja dengan standard waktu switching sesuai UL 1008 dan NEMA Standard ICS10-1993, yaitu kurang dari 0.3 detik switching dari sumber utama PLN ke sumber alternatif baterai yang didukung inverter, serta mengacu pada parameter, sumber PLN trip ataupun under/over voltage dari tegangan nominal, alat ini memanfaatkan sensor tegangan AMC1100 yang disinkronisasikan dengan mikrokontroller STM32F407VGTx guna mendeteksi apakah tegangan melewati batas standar yang telah ditentukan atau tidak, dengan tegangan nominal 230V (SPLN : 1 1995) -10% batas bawah dan +5% batas atas dari tegangan nominal sehingga dalam Tugas Akhir ini memiliki output merancang sebuah sistem Auto Transfer Switch yang bekerja pada saat sumber PLN trip maupun under/over voltage dengan alternatif baterai/inverter dilengkapi teknologi Iot (Internet Of Things) memungkinkan sistem ATS untuk melakukan monitoring satu arah dengan NodeMcuESP8266 melalui notifikasi telegram.

[DOWNLOAD ABSTRACT]