Author : Annisa Lidya Ardiani   , Aliv Faizal Muhammad, Fardani Annisa D.
ABSTRAK

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah kondisi medis yang mencakup disfungsi otak (neuropsikriatik) untuk mengendalikan impuls, mengatur perilaku, dan mempertahankan perhatian. Seorang anak dapat didiagnosis sebagai penyandang ADHD apabila gejala tersebut terjadi pada dirinya selama minimal enam bulan dan minimal di dua lingkungan berbeda. American Psychiatric Association (APA) dalam DSM V-TM menyatakan bahwa prevalensi anak dengan ADHD di berbagai negara mencapai 5%. Sekitar 3-5% terjadi di usia sekolah, tepatnya pada usia 6-12 tahun. Berdasarkan penelitian terbaru pada tahun 2016, mendapatkan hasil bahwa 8,09% anak usia SD yang berada di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman menyandang ADHD. Kurangnya media pembelajaran inovatif untuk anak ADHD di Indonesia membuat proses pembelajaran anak ADHD kurang optimal karena tingkat inatensinya yang tinggi, terutama dalam pembelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris. Sedangkan, bahasa Inggris merupakan bahasa yang digunakan secara internasional dan penting untuk dipelajari. Dengan demikian, dibuatlah Digital Storytelling Audiobook yang bertujuan untuk membantu proses pembelajaran siswa ADHD dalam bahasa Inggris, khususnya materi Telling the Time. Audiobook ini merupakan kombinasi antara audio dan visual (multimedia). Materi akan disampaikan melalui metode storytelling. Media pembelajaran ini mendapatkan kevalidan ahli materi sebesar 86,67%, ahli media sebesar 97,33%, serta penilaian siswa ADHD sebesar 91,25%, yang berarti masuk dalam kategori sangat baik. Media pembelajaran audiobook sudah cukup efektif dengan hasil Uji Wilcoxon menerima H1 dengan nilai z-score -1,6. Menghasilkan angka 0,57, uji gain ternormalisasi menunjukkan peningkatan progress belajar siswa ADHD berkategori sedang, dari pretest yang semula bernilai 67% menjadi 86% pada posttest.

[DOWNLOAD ABSTRACT]