Author : Bayu Yanuar Prakosa   , Endro Wahjono, Lucky Pradigta Setiya Raharja
ABSTRAK

Menurut kementrian ESDM terkait statistik ketenagalistrikan 2019 dan sumber dari IDXchannel permasalahan energi menjadi semakin kompleks ketika kebutuhan yang meningkat rata-rata sebesar 0,96GWh dari tahun 2013-2019 akan energi dalam negeri. Pada sektor rumah tangga dan sektor bisnis memiliki konsumsi energi listrik yang setiap tahunnya bertambah dan pemerintah Indonesia masih banyak mengimpor listrik dari luar padahal diindonesia memiliki kekayaan alam yang tak ternilai untuk mengembangkan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Energi listrik sangat penting untuk menunjang produktivitas pekerjaan khusus nya pada sektor industri dan beban puncaknya pada malam hari sehingga memerlukan pencahayaan yang cukup untuk menunjang produktivitas tersebut.untuk memanfaatkan kekayaan alam ini khususnya energi panas matahari yang dimanfaatkan untuk kebutuhan pengisian peyimpanan baterai sebesar 12V 45AH yang nantinya digunakan untuk sebuah penerangan indoor ataupun outdoor untuk menunjang aktivitas pada malam hari menggunakan lampu LED 50W 12V. Solar Cell digunakan untuk mengisi kapasitas penyimpanan dari SOC 40% baterai yang sebelumnya akan distep down atau distep up melalui konverter daya yaitu konverter CUK (penaik dan penurun tegangan) sesuai dengan kebutuhan baterai dengan metode pengisian konstan arus sebesar 4,5A sampai tegangan baterai pegisian mencapai 13.2V, konstan tegangan akan berjalan sampai SOC baterai 100% yang dikontrol menggunakan logika fuzzy pada duty cycle agar setpoint Arus dan tegangan sesuai dengan set point yang sudah direncanakan pada perencanaan kapasitas baterai.

[DOWNLOAD ABSTRACT]