Author : Izhar Dhiya'Ul Hayyan   , Budi Aswoyo, Bambang Bagus H,
ABSTRAK

Pada saat ini ketersediaan spectrum semakin tipis sehingga telah berkembangnya suatu inovasi yaitu 5G. Saat ini, sistem seluler 5G sedang memperluas spektrumnya untuk mendukung kecepatan data yang tinggi. Di Konferensi Komunikasi Radio Dunia (WRC) pada 2015, pita frekuensi kandidat 5G di bawah 6 GHz telah banyak dibahas, dan rentang frekuensi berikut telah disarankan: 3300–3800, dan 4500–4990 MHz. Teknologi 5G menerapkan beberapa seperti multi-input multi output (MIMO) dan jaringan small cell. Sinyal milimater wave lebih sensitif terhadap obstacle dari pada sinyal pada frekuensi yang lebih rendah karena mempunyai panjang gelombang yang lebih pendek. Sehingga coverage dari komunikasi sangatlah terbatas, hal ini dapat diatasi menggunakan small cell network. Antena mikrostrip mempunyai beberapa kelebihan seperti mempunyai biaya yang terjangkau, dan mempunyai berat yang tergolong ringan, oleh karena itu antenna microstrip cocok digunakan sebagai antenna small cell. Dibuatnya small cell degan menggunakan antenna mikrostrip penulis bertujuan ingin ikut serta membangun jaringan 5G di Indonesia dengan membuat sebuah small cell yang mempunyai parameter high gain dan wide band. Hasil dari simulasi menunjukkan nilai VSWR pada tiap port sebesar 1.1716114 dan 1.1716112 sedangkan nilai return loss masing-masing S(1,1) sebesar -22.044 dB, S(2,1) sebesar -24.490 dB, S(1,2) sebesar -24.490, S(2,2) sebesar -22.044 dB, untuk nilai bandwith sebesar S(1,1) dan S(1,2) 0.03197 dan sedangkam S(2,1) dan S(2,2) sebesar 0.28571.

[DOWNLOAD ABSTRACT]