Author : Rafly Arief Kanza   , Ali Ridho Barakbah, Fadilah Fahrul Hardiansyah
ABSTRAK

Total produksi perikanan tangkap pada tahun 2020 mencapai 6,10 juta ton. Hal tersebut tidak sejalan dengan produksi perikanan yang berhasil terjual di Tempat Pelelangan Ikan dan 1245 agent ikan di seluruh Indonesia pada tahun 2020 hanya sekitar 817 ribu ton. Jika dipersentasikan, hanya sekitar 13,39 persen dari 6,10 juta ton volume total produksi hasil tangkapan ikan yang berhasil terjual. Berdasarkan data tersebut, terjadinya ketimpangan antar produksi perikanan tangkap dengan pemasaran dan penjualan produk perikanan yang dilakukan. Maka dari itu solusi yang dapat diberikan adalah dengan cara mengoptimalisasi tingkat pemasaran dan penjualan produk agar dapat meningkatkan pangsa pasar dari sisi nelayan, pedagang ikan serta para pelaku industry perikanan lainnya kepada khalayak umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan data mining berkonsep algoritma apriori dengan sistem association rule untuk rekomendasi produk. Pengujian ini dilakukan dengan metode analisa confussion matrix, analysis product operation dan pengujian studi kasus pada implementasi produk ke pasar untuk melakukan uji coba ke aplikasi apakah dapat berjalan dengan baik atau tidak. Perancangan tersebut akan mulai diimplementasikan dalam pembuatan aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman java untuk aplikasi android dan php untuk website. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, peneliti memberikan kesimpulan bahwa pengujian yang dilakukan cukup berhasil meningkatkan pemasaran dan penjualan dari sisi nelayan. Meskipun nilai skor dan perkembangan yang diberikan masih kecil, peneliti berhasil membuktikan bahwa produk final project yang bernama Agries dapat diimplementasikan di pasar dan dapat dikembangkan menjadi produk bisnis komersial. Harapannya penelitian ini dapat dikembangkan lagi dengan pengembangan fitur yang sesuai dengan kebutuhan para nelayan guna mengoptimalkan pemasaran dan penjualan produk perikanan di Indonesia.

[DOWNLOAD ABSTRACT]