Author : Muhammad Shine Darajat   , Indhana Sudiharto, Rachma Prilian Eviningsih
ABSTRAK

PT. PLN Persero merupakan penyedia energi listrik terbesar di Indonesia. Pada setiap tiang terdapat isolator yang berfungsi untuk mengisolasi penghantar bertegangan dan menyangga penghantar. Meningkatnya kebutuhan energi listrik di penjuru negeri memberikan dampak berupa meningkatnya komponen-komponen pendukung seperti isolator. Salah satu jenis isolator tersebut adalah isolator pin berbahan porselen. Pengujian kelayakan isolator tersebut sebelum pemasangan sangat penting dilakukan untuk meminimalisir adanya pergantian komponen yang cepat. Untuk mengetahui isolator layak atau tidaknya, dilakukan pengujian ketahanan tegangan impuls pada isolator. Isolator pin dengan macam T 12,5 T 125 tersebut memiliki tegangan tahanan impuls petir sebesar 125 kV SPLN 10 4C 1997. Dibutuhkannya alat untuk menguji tegangan impuls pada isolator. Alat ini akan disupply dengan sumber 220 V AC. Alat ini merupakan sebuah prototype dimana maksimum tegangan yang dikeluarkan alat 1,2 kV sama seperti 125 kV. Cara kerja dari alat ini sumber 220 V AC akan disearahkan lalu dinaikkan, serta tegangan impuls akan terbentuk menggunakan rangkaian marx generator. Tegangan impuls yang tercipta akan diuji pada isolator. Lalu data tersebut akan dikirim kepada webserver untuk dibuat laporan sesuai dengan standar instansinya. Pada laporan tersebut akan terlihat baik atau buruk serta nilai dari isolator. Hasil pengujian dengan isolator berkapasitansi 50 hingga 70 pF memiliki nilai ketahanan tegangan diatas 1,2 kV. Maka isolator tersebut dapat dikatakan baik

[DOWNLOAD ABSTRACT]