Author : Mohammad Farkhan   , Eka Prasetyono, Suryono
ABSTRAK

Indonesia merupakan negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa, yang mana hampir sepanjang tahun terkena sinar matahari. Dan juga dengan semakin berkembangnya teknologi saat ini, masyarakat Indonesia mulai menyadari dan memanfaatkan sinar matahari sebagai tambahan sumber energi listrik atau yang biasa disebut Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada rumah-nya, rumah yang menggunakan PLTS untuk mensuplai kebutuhan listrik harus menggunakan KWh Meter 2 arah atau bi-directional. Oleh karena itu Proyek Akhir ini merancang KWh Meter Bi-Directional sehingga dapat melakukan pengukuran 2 arah, memanfaatkan 2 sumber yaitu energi dari matahari (Panel Surya) dan PLN. Alat ini menggunakan metode sampling data dari sensor arus ACS712 dan sensor tegangan ZMPT101B yang mana dari kedua sensor tersebut akan dapat diketahui kondisi KWh meter dalam kondisi impor maupun ekspor dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan, sampling data dari kedua sensor diolah menggunakan mikrokontroler STM32F1, Pendeteksian kondisi aliran dayanya adalah dengan membaca polaritas dari sensor arus ACS712, lalu guna mensuplai mikrokontrolernya menggunakan Hi-Link 12 V dengan IC7805, Setelah melakukan pengujian pembacaan parameter KWh Meter seperti tegangan, arus, hingga daya aktif dengan persentase error dibawah 2%, , maka KWh Meter dapat digolongkan pada kelas 2 (A) atau kelas dengan error 2%, Pengujian pembacaan KWh Meter menggunakan alat ukur seperti wattmeter dan multimeter untuk mengetahui akurasi pembacaan dari KWh Meter, Setelah itu data yang telah diproses oleh mikrokontroler ditampilkan pada layar LCD 20x4, data tersebut berupa tegangan, arus, daya aktif, daya semu, PF, Net Energy, Frekuensi, energi impor, dan energi ekspor.

[DOWNLOAD ABSTRACT]