Author : Fajar Gilang Bima Pamungkas   , Ira Prasetyaningrum, Rengga Asmara
ABSTRAK

Perusahaan logistik merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian barang atau produk. Perusahaan ini membutuhkan manajemen operasi yang terkait dengan sistem informasi untuk mengoptimalisasi ketersediaan stock yang ada di setiap retailer maupun stock yang ada di gudang/depo. Fenomena yang terjadi selama ini terjadi yaitu sering terjadi ketidakpastian dalam mengoordinasikan beberapa kegiatan distribusi produk ke sejumlah retailer. Ketika sistem distribusi direncanakan tanpa memperkirakan permintaan sehingga ada sejumlah retailer sering kali rentan mengalami kehabisan stok (stock out) lalu retailer harus melakukan order terlebih dahulu agar mendapat pengiriman inventory dari supplier/depo dan harus menunggu agar pasokan kembali dilakukan lagi pada siklus berikutnya. Dalam penelitian ini data penjualan dari setiap retailer akan diproses dengan metode heuristik dimana akan digunakan untuk menghitung safety stock dan juga EOQ yang outputnya adalah jadwal pengiriman dan juga jumlah barang yang harus dikirimkan. Setelah dilakukan ekperimen, didapatkan hasil masih terjadi stockout di beberapa retailer yang disebabkan oleh adanya kenaikan jumlah penjualan yang lumayan tinggi. Dari hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode heuristic dengan safety stock dan juga EOQ akan optimal jika stok di retailer cenderung besar dan jumlah penjualannya juga stabil.

[DOWNLOAD ABSTRACT]