RANCANG BANGUN CYCLOCONVERTER SEBAGAI ALAT UJI KARAKTERISTIK KECEPATAN MOTOR INDUKSI 1 PHASA
ABSTRAK
Cycloconverter adalah rangkaian elektronika daya yang memiliki kemampuan untuk mengubah besar tegangan dan frekuensi jala-jala. Cycloconverter pada dasarnya merupakan AC-AC konverter daya dimana frekuensi output diubah langsung ke frekuensi yang lebih rendah dari frekuensi input tanpa melalui daya ke sinyal DC terlebih dahulu. Rangkaian Cycloconverter 1 Phasa pada Tugas akhir ini akan digunakan sebagai alat uji karakteristik kecepatan motor induksi 1 phasa. Dengan menggunakan rangkaian Cycloconverter, pengujian karakteristik kecepatan motor satu fasa dilakukan dengan parameter frekuensi dan mengatur nilai variable frekuensi catu dayanya. Pada penelitian ini dilakukan simulasi dan perancangan rangkaian elektronika daya cycloconverter satu fasa berbasis mikrokontroller ARM STM32F4074 yang mereduksi frekuensi fundamental 50 Hz menjadi frekuensi variabel. Tujuannya untuk mengurangi kecepatan motor induksi dengan cara mereduksi frekuensi masukan motor induksi tersebut. Komponen yang digunakan dalam pembuatan rangkaian cycloconverter adalah SCR (Silicon Controlled Rectifier). SCR merupakan keluarga dari komponen elektronika daya thyristor. Motor induksi yang dipakai dalam pengujian rangkaian cycloconverter ini adalah motor jenis capacitor dengan daya 370 watt, tegangan 220 VAC, arus 2.8 A, frekuensi 50 Hz dan putaran 1400 rpm. Dari pengujian diketahui bahwa peralatan dapat berfungsi dengan baik walaupun ditemukan beberapa kesulian namun arus ke motor cukup stabil sekalipun kecepatan putar motor diubah-ubah. Hasil pengujian pada beban motor induksi satu fasa untuk output f/2 nilai rpm motor induksi berkisar antara 750 rpm atau setengah dari kecepatan nominal motor. Untuk output f/3 nilai rpm motor induksi berkisar 501 rpm. Dan untuk output f/4 nilai rpm motor induksi berkisar 375 rpm. Hasil dari pengujian akan dimanfaaatkan untuk menyempurnakan kinerja dari sistem dan sekaligus digunakan dalam pengembangan system lebih lanjut. Sehingga data yang diperoleh dari metode pengujian yang dipilih tersebut dapat memberikan informasi yang cukup dan dapat digunakan untuk penempurnaan dan pengembangan sistem.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer