RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR TINGGI LOMPATAN BERBASIS LIDAR SENSOR
ABSTRAK
Loncat tegak (vertical jump) merupakan salah satu butir tes fisik yang ada dalam sport search. Sport search adalah salah satu program yang dikembangkan oleh komisi Olahraga Australia (The Australian Sport Commision) sebagai bagian dari Aussie Sport, yakni suatu pendekatan bangsa Autralia secara menyeluruh terhadap perkembangan olahraga junior. Sport search memiliki potensi untuk mempersiapkan siswa secara keseluruhan, tanpa memperdulikan apa bentuk atau kecakapan fisik anak dengan informasi yang diberikan untuk memantau di dalam menentukan pilihan-pilihan olahraga yang sesuai, dan diharapkan dapat mengarahkan siswa pada pengalaman yang berkaitan dengan olahraga dengan cara yang lebih positif serta lebih menyenangkan. Untuk mengetahui seberapa tinggi lompatan seseorang, maka diperlukanlah sebuah alat pengukur tinggi lompatan. Ada beberapa alat pengukur tinggi lompatan didunia ini dengan menggunakan berbagai metode (manual hingga digital). Namun dari alat pengukur tinggi lompatan yang sudah ada, terdapat beberapa kelemahan. Kelemahan yang pertama yaitu tentang tingkat keakuratan pengukuran. Makadari itu, saya merancang alat pengukur tinggi lompatan menggunakan sensor Lidar atau sensor laser untuk mengukur ketinggian lompatan. LIDAR (Light detection and ranging) adalah sebuah teknologi sensor jarak jauh menggunakan properti cahaya yang tersebar untuk menemukan jarak dan informasi suatu objek dari target yang dituju. Metode untuk menentukan jarak suatu objek adalah dengan menggunakan pulsa laser. Alat proyek akhir ini terbagi menjadi 3 device yaitu alas untuk melompat, sabuk accelerometer untuk mengukur percepatan, dan laptop untuk melihat data hasil pengukuran. Ketiga device tersebut diintegrasikan menggunakan microcontroller ESP 32.Setelah melalui beberapa tahap pengujian akhirnya, dapat diketahui bahwa alat dari proyek akhir ini dapat memenuhi kebutuhan tentang akurasi pengukuran tinggi lompatan terutama untuk atlet dan juga siswa. Hal itu dibuktikan dengan kecilnya persen error dari alat yaitu hanya sebesar 2,3%.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer