Author : Ndarin Irmasari   , Suryono, Lucky Pradigta Setiya Raharja
ABSTRAK

Motor AC telah banyak digunakan untuk kebutuhan industri maupun rumah tangga, contohnya adalah mesin pemarut kelapa yang menggunakan motor induksi 1 phase. Waktu yang digunakan untuk memarut lebih cepat adalah salah satu alasan banyaknya orang beralih dari alat parut manual. Tidak jarang pengguna menghiraukan kemampuan mesin dengan membuatnya bekerja terlalu keras. Salah satu contohnya adalah memarut dengan jumlah yang banyak secara bersamaan dan menyebabkan motor mengalami gangguan. Motor akan memiliki efisiensi dan life time yang rendah apabila gangguan yang ada tidak dapat tidak dapat terdeteksi degan cepat. Rancang Bangun Deteksi Gangguan Motor AC pada Mesin Pemarut Kelapa menggunakan sensor tegangan dan arus untuk mendeteksi adanya gangguan. Sensor tegangan berupa AMC1100 digunakan untuk memantau nilai tegangan agar tidak melebihi kemampuan motor. Sensor arus berupa ACS712 juga digunakan untuk memantau nilai arus yang mengalir pada motor agar tidak melebihi dari rating yang ditentukan oleh pabrik pembuat. Seluruh hasil pembacaan sensor nantinya akan ditampilkan pada pengguna melalui display LCD. Saat sensor mendeteksi nilai yang melebihi batas dari ketentuan, maka buzer akan menyala dan secara otomatis menghidupkan relay untuk segera memutus rangkaian. Dengan adanya alat deteksi gangguan pada motor listrik ini, dapat membantu memperpanjang masa pakai peralatan, mencegah terjadinya kerusakan motor yang lebih parah. Berdasarkan pengujian, nilai error pembacaan tegangan maksimal adalah 0.07 persen dan nilai error pembacaan arus maksimal adalah 0.14 persen.

[DOWNLOAD ABSTRACT]