Author : Hammam Saifullah   , Renny Rakhmawati, Diah Septi Yanaratri
ABSTRAK

Battery merupakan suatu media yang digunakan untuk menyimpan energi listrik. Pada beberapa akhir tahun kali inisering ditemukan beberapa kasus tentang pemakaian battery yang tidak bertahan lama. Hal ini dikarenakan metode pengisian yang kurang tepat dan pada saat charging seringkali kita lupa untuk mematikannya alat untuk charging saat charging sudah selesai. Sehingga yang terjadi charging akan tetap bekerja walaupun dalam keaadaan over current atau over voltage. Pada proyek akhir yang akan saya usulkan kali ini menggunakan battery jenis Accu. Tegangan input dari sistem charging adalah tegangan jala-jala PLN yang diturunkan dengan trafo stepdown kemudian disearahkan oleh Uncontrolled Full Wave Rectifier. Setelah disearahkan oleh Uncontrolled Full Wave Rectifier tegangan tersebut diturunkan kembali oleh Buck Converter. Metode yang digunakan pada Buck Converter adalah metode constant current constant voltage dengan menggunakan Kontrol PI untuk set point arus dan tegangan keluaran Buck Converter. Pada Proyek Akhir kali terdapat sensor tegangan dan sensor arus, sensor tersebut digunakan untuk mengirim kondisi arus output, tegangan input dan tegangan output pada saat charging battery ke mikrokontroller STM32F4 sebagai pusat kendali Buck Converter. Tegangan accu nantinya akan ditampilkan pada LCD kemudian apabila accu sudah penuh relay akan bekerja menghentikan proses charging kemudian SMS gateaway akan mengirim notifikasi bahwa charging sudah selesai. Setelah dilakukan proses perencanaan dan pengujian dapat dilakukan sistem integrasi pada saat kondisi close loop dan relay dapat memutus ketika tegangan input buck converter tidak sesuai desain dan relay juga mampu memutus ketika arus output baterai berada dibawah 0,34 A untuk menanggulangi overcharge. Kemudian setelah diterapkan pada alat dan simulasi data yang didapatkan sudah sesuai dengan perencanaan sehingga alat dapat digunakan untuk charging dengan metode constant current constant voltage dengan mempertahankan arus charging sebesar 1,049 A ketika proses awal charging dan tegangan charging sebesar 13,8 V ketika akhir charging sehingga mencegah terjadinya overcharge.

[DOWNLOAD ABSTRACT]