Author : Musthafa Mahmud Adam Alfarizi Flora   , Madyono, Budi Nur Iman
ABSTRAK

Alat tambal ban yang banyak kita jumpai dipinggir jalan kebanyakan menggunakan alat tambal ban tradisional dengan metode press manual dan memanaskan diatas plat besi. Dan menggunakan spiritus yang dibakar ditungku untuk merekatkan tambalan. Proses penambalan ban memerlukan waktu yang lama dan terkadang penambal harus memastikan, apakah tambalan sudah merekat atau belum. Permasalahan ketika terlalu cepat membuka hasil tambalan mengakibatkan tambalan belum merekat sempurna. Begitu juga ketika penambalan terlalu lama akan merusak perrmukaan ban. Dari masalah tersebut muncul ide untuk membuat alat tambal ban dengan ada tampilan untuk mengetahui suhu ketika alat tambal ban bekerja dan juga waktu lama tambal ban agar tambal ban otomatis berhenti. Alat ini akan diimplementasikan pada penambal ban sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu optimal untuk penambalan ban untuk menghasilkan tambalan yang baik dengan waktu yang singkat ketika dibandingkan dengan waktu penambalan ban biasanya. Dalam penelitan kali ini menggunakanu sensor thermocouple, arduino pro mini, organic light-emitting diode (oled), dan motor dc. Hasil penambalan dengan variasi suhu dan waktu yang ditentukan diperoleh hasil tambalan yang baik dan tidak baik. Suhu optimal untuk penambalan ban pada pengujian ini terdapat pada suhu 70 ̊C suhu pada plat pemanas, dengan hasil tambalan yang sempurna selama 1 menit 50 detik. Laju perpindahan panas pada plat sebesar 37.763 watt dan laju perpindahan panas pada ban sebesar 0.45 watt.

[DOWNLOAD ABSTRACT]