RANCANG BANGUN ALAT UKUR KUALITAS AIR MENGGUNAKAN METODE STORET DENGAN PARAMETER SUHU, PH, KEKERUHAN DAN TDS
ABSTRAK
Air berkualitas baik adalah kebutuhan dasar bagi kesehatan manusia. Jika kita tidak menjaga kualitas air, itu akan menyebabkan banyak masalah kesehatan bagi manusia dan juga mempengaruhi keseimbangan ekologis di antara spesies lain. Menurut laporan World Health Organization (WHO), tiap tahunnya sebanyak 1,7 juta anak tewas akibat pencemaran lingkungan. Sebanyak 361.000 anak usia 5 tahun ke bawah meninggal karena diare yang disebabkan oleh air yang tercemar. Untuk itu di rancanglah sebuah alat portable yang mudah digunakan untuk mengukur dan mengetahui kondisi air dengan parameter pH, Suhu, Kekeruhan dan TDS. Proyek akhir ini adalah alat yang memiliki kemampuan untuk melakukan peringatan berupa buzzer, monitoring melalui LCD, penentuan status mutu air, dan memiliki histori pengukuran. Status mutu air dengan pH, Suhu dan TDS ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 untuk Mutu Air Kelas I (Air yang peruntukannya dapat digunakan untuk air baku air minum, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut). Penentuan Status Mutu menggunakan Metode Storet mengacu pada KepMen LH No.113 Tahun 2003 yaitu terdapat kondisi baik sekali, baik, sedang dan buruk. Sensor yang digunakan adalah pH Meter SKU SEN0161-V2, DS18B20 Waterproof Temperature Sensor, Turbidity sensor SKU SEN0189 dan Gravity Analog TDS Sensor Meter SKU SEN0244. Dari hasil pengujian menggunakan variasi sampel air, Sensor pH memiliki rata-rata error 0.699%. Sensor Kekeruhan memiliki rata-rata error 0.014%., Sensor TDS memiliki rata-rata error 1.056%. dan pada Sensor Suhu diuji menggunakan sampel air hangat dan dingin selama 10 menit, dan didapatkan rata-rata error sebesar 0.683% pada sampel air dingin, dan pada sampel air hangat rata-rata error sebesar 0.146%. Penentuan Status Mutu Air menggunakan metode STORET yang diuji pada sampel air bening saat pagi, siang dan sore memiliki kondisi sangat baik dengan total skor 0 karena perubahan nilai yang kecil sehingga masih dalam rentang baku mutu yang telah ditetapkan, dan saat mengukur sampel air keruh memiliki kondisi sedang dengan total skor -15. Dan Program perekaman data dapat berjalan sesuai sesuai dengan desain yang diharapkan.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer