Author : Dinda Widi Mirna Syafitri   , Epyk Sunarno, Ony Asrarul Qudsi
ABSTRAK

Trafo Pemakaian Sendiri atau PS di Gardu Induk berfungsi menyiapkan supply tegangan rendah untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik peralatan di Gardu Induk. Kerusakan Trafo pada umumnya diawali oleh temperatur panas berlebih yang disebabkan oleh kualitas minyak trafo menurun, kualitas belitan menurun, akibat pembebanan lebih dan pengaruh beban harmonik dari alat-alat elektronik hemat energi. Sedangkan untuk kelembaban udara dapat mempengaruhi ketahanan fungsi isolasi bushing trafo. Jika udara disekitar trafo lembab dan permukaan isolator bushing kotor, maka pada permukaan bushing trafo bisa terjadi loncatan busur api atau flashover yang mengakibatkan trafo menjadi panas. Kejadian seperti ini jika berlangsung dalam waktu yang cukup lama, maka trafo akan rusak fatal. Alat ini menggunakan sensor suhu MLX90614 dan sensor kelembaban DHT11 diolah di mikrokontroller STM32F4 Discovery kemudian ditampilkan pada LCD dan Web. Apabila trafo terindikasi overheating, maka alat monitor tersebut akan memberikan alarm melalui SMS dengan modul komunikasi SIM800L. Alat monitoring ini dapat menginformasikan nilai suhu dan kelembaban secara real time melalui notifikasi SMS apabila suhu trafo diatas 85 derajat Celsius dan data berupa tabel pada website dengan informasi suhu dan kelembaban dengan rata - rata waktu pengiriman kurang dari 3,26 detik, sehingga petugas dapat mengetahui lebih awal kelainan pada Trafo PS yang sedang operasi agar tidak terjadi kerusakan yang fatal.

[DOWNLOAD ABSTRACT]