Author : Andrean Rangga Kusuma   , Eka Prasetyono, Putu Agus Mahadi Putra
ABSTRAK

Dalam jaman modern diperlukan sistem pengukuran untuk rangkaian listrik utamanya untuk pengukuran tegangan. Kemudahan penggunaan alat ukur tegangan dapat dilakukan dengan merubah beberapa bagian dari komponen perangkat keras yang dapat diubah menjadi bagian dari perangkat lunak. Penggunaan voltmeter dalam masa sekarang masih disulitkan karena masih diperlukan pengaturan range dan pemilihan input dengan saklar mekanis untuk menentukan apakah tegangan input merupakan tegangan AC atau DC. maka dibuatlah penelitian tentang pengaturan input secara cerdas untuk memberikan pengukuran langsung terhadap tegangan pada komponen uji baik tegangan input DC atau tegangan input AC dengan range 1 Volt – 400 Volt. Identifikasi tegangan masukan dapat dilakukan dengan cara mengidentifikasi nilai ADC sensor tegangan yang masuk ke mikrokontroller. Dengan menggunakan dasar ADC pada tegangan 0 maka dapat diketahui apakah tegangan masukan merupakan tegangan AC atau tegangan DC Selain pengukuran tegangan, juga dapat dilakukan identifikasi gangguan tegangan, yaitu gangguan tegangan berupa Undervoltage, Overvoltage, dan Voltage Interuption dengan metode rule based. Digunakan STM32F7 untuk mikrokontroller utama pembuatan program dan tampilan menggunakan LCD TFT 4,3”. Voltmeter yang digunakan sebagai pembanding adalah AVOmeter ZOTEK ZT-102. Hasil pengukuran menunjukkan nilai error yang besar terdapat di tegangan 5 volt ke bawah, sedangkan tegangan 6 volt ke atas memiliki rata-rata error 0,2%. Terdapat error pada identifikasi tegangan masukan AC / DC pada tegangan 5 volt kebawah serta identifikasi gangguan tegangan tidak terdapat error.

[DOWNLOAD ABSTRACT]