RANCANG BANGUN KONTROL DEBIT PADA FILTRASI AIR DENGAN METODE FUZZY LOGIC
ABSTRAK
Air merupakan salah satu kebutuhan primer karena semua orang pasti membutuhkannya, baik untuk minuman, makanan, mandi, cuci baju, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Dibeberapa daerah masih ada yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih, sehingga perlu digunakan sistem filtrasi air agar mendapatkan air yang lebih bersih dan layak. Pompa air adalah salah satu alat yang sering digunakan oleh masyarakat untuk mengalirkan arus dari sumur menuju tangki atau penampungan air dan dilakukan secara manual, hal tersebut tentunya kurang efisien dikarenakan membutuhkan pengecekan yang berkala pada tangki. Oleh karena itu proyek akhir ini dirancang untuk mengontrol debit air yang keluar dari filtrasi air menuju tangki dengan mengacu pada ketinggian air tangki tersebut secara otomatis. Untuk didapatkan sistem kerja seperti itu maka dibantu dengan menggunakan metode Fuzzy Logic untuk mengatur debit pada pompa air agar sesuai dengan rules yang sudah dibuat dan dapat dilakukan secara otomatis dengan bantuan Microcontroller. Logika fuzzy digunakan untuk menghasilkan parameter input berupa error dan perubahan error. Sensor yang digunakan adalah ultrasonic sensor untuk sensor level air dan water flow sensor untuk mengetahui nilai debit yang keluar dan pompa air sebagai output. Untuk output dibuat 5 variasi yang disesuaikan dengan beberapa kondisi yaitu sangat pelan, pelan, sedang, cepat, dan sangat cepat dengan nilai 2 L/m ; 2,5 L/m ; 3 L/m ; 3,5 L/m dam 4 L/m. Untuk kondisi juga dibuat 3 variasi yaitu ketika level air pada tandon rendah, sedang dan tinggi. Pada tiap kondisi tersebut memberikan nilai output yang sudah diatur sesuai rules yang dibuat. Setelah diterapkan pada alat data yang dihasilkan sebagaian besar sudah relevan terhadap data perencanaan dan simulasi. Seperti ketika kondisi air mencapai ketinggian 5 cm dan debit penggunaan air mencapai 2 L/m maka output debit yang dihasilkan mencapai 4 L/m, yang mana nilai tersebut sudah sesuai dengan nilai simulasi dan perencanaan. Kemudian sebagai pusat kendali menggunakan mikrokontroler STM32F407VG. Dengan adanya sistem kontrol otomatis tersebut maka diharapkan dapat meminimalisir kerja manusia
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer