Author : Annisa Ayu Aprilina   , Dedid Cahya Happyanto, Madyono
ABSTRAK

Dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di kos kosan, pemilik kos menggunakan air PDAM. Pemilik kos mengenakan biaya pelayanan terhadap pelanggan kos sesuai dengan air yang telah digunakan. Namun yang berjalan saat ini, pemilik kos didalam mengenakan biaya tagihan kepada pelanggan masih menggunakan metode perkiraan. Terkadang biaya tagihan yang dikenakan kepada pelanggan tidak sesuai dengan jumlah air yang digunakan. Permasalahan ini sering terjadi dimana setiap penghuni kos membayar biaya penggunaan air yang sama, padahal penggunaan air setiap penghuni kos berbeda-beda. Masalah lain yang muncul adalah informasi penagihan air yang dibebankan kepada pelanggan tidak akurat. Oleh sebab itu, diperlukan suatu sistem yang dapat mengetahui jumlah penggunaan air beserta biaya penggunaannya. Berdasarkan analisa tersebut, dirancang suatu sistem yaitu rancang bangun sistem monitoring dan pengendali penggunaan air PDAM berbasis IoT. Tujuan dari penelitian ini untuk memonitoring dan juga mengontrol penggunaan air pada setiap kamar secara akurat disertai perhitungan tarif dari penggunaan air tersebut. Dengan adanya alat ini, diharapkan dapat memudahkan pemilik kos maupun pelanggan dalam memonitoring jumlah air yang terpakai serta perhitungan tarif yang harus dibayar. ESP32 digunakan sebagai mikrokontroller dan sekaligus sebagai modul wifi yang berguna sebagai penghubung ke internet. Sensor Waterflow akan mengukur aliran air. Nilai liter yang terbaca oleh flowmeter dikonversikan ke rupiah untuk mengetahui tarif pemakaian air. Data debit dan tarif akan dikirim ke Telegram, Firebase dan juga display LCD. Hasil pengujian alat menunjukkan, sistem monitoring dan pengendali air berbasis IoT telah berjalan seperti yang dirancang. Sedangkan hasil pembacaan sensor WaterFlow dibandingkan dengan gelas ukur memperlihatkan eror dengan nilai standar error sebesar 4.06, 6.16, dan 5.52

[DOWNLOAD ABSTRACT]