Author : Arum Mega Pertiwi   , Rifah Amalia, Wahyu Nur Fadilah
ABSTRAK

Baffle merupakan salah satu komponen yang digunakan pada shell and tube yang bertujuan untuk meningkatkan performa heat exchanger dengan cara menimbulkan olakan aliran pada sisi shell. Berdasarkan standar TEMA, jarak baffle minimum adalah 1/5 dari De (diameter dalam shell). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh variasi baffle spacing jenis single segmental, dengan masing-masing variasi yakni tanpa baffle, baffle spacing 60 mm, 86 mm, dan 150 mm menggunakan studi numerik simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD). Hasilnya, baffle spacing 60 mm memiliki nilai temperature dan total perpindahan panas yang paling tinggi di antara yang lainnya. Total perpindahan panas meningkat 8,09% pada baffle spacing 60 mm, 6,47% pada baffle spacing 86 mm, dan 4,24% pada baffle spacing 150 mm dibandingkan dengan shell and tube tanpa baffle. Hal ini disebabkan penambahan baffle akan menyebabkan aliran fluida di sisi shell menjadi berkolak sehingga fluida mengalami kontak yang lebih lama dengan sisi tube dan memiliki lintasan aliran yang lebih panjang sehingga panas yang dipindahkan dari sisi tube menjadi lebih besar.

[DOWNLOAD ABSTRACT]