ANALISIS PENGARUH DIAMETER DAN PANJANG TUBE TERHADAP PERFORMA KONDENSOR DENGAN MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS (CFD)
ABSTRAK
Kondensor adalah suatu heat exchanger tipe shell and tube yang berfungsi mengkondensasikan uap keluaran turbin. Untuk meningkatkan performa kondensor salah satu caranya dapat dilakukan dengan mengubah ukuran tube pada desain kondensor. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan dengan variasi terhadap diameter tube untuk mengetahui efeknya terhadap performa kondensor seperti, koeffisien perpindahan panas, efektivitas serta distribusi kecepatan, tekanan dan temperatur. Penelitian disimulasikan pada software CFD ANSYS 18.1 menggunakan 4 variasi ukuran diameter tube STHE. Nilai temperatur tertinggi pada sisi fluida dingin yang didapatkan sebesar 332,34 K pada variasi l=600mm, d=25mm dan nilai temperatur fluida dingin terendah didapatkan sebesar 311,07 K pada variasi l=600mm, d=10mm. Nilai koeffisien perpindahan panas tertinggi fluida dingin didapatkan sebesar 1547,17 (W/m2 K) pada variasi l=600mm, d=25mm dan nilai koeffisien perpindahan panas terendah fluida dingin sebesar 667,85 (W/m2 K) pada variasi l=600mm, d=10mm. Nilai efektivitas tertinggi didapatkan senilai 0,2156 pada variasi l=600mm, d=25mm dan nilai efektivitas terendah senilai 0,0738 pada variasi l=600mm, d=10mm. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan jika penambahan lebar terhadap diameter tube dapat mengakibatkan penurunan kecepatan fluida serta penurunan tekanan yang semakin besar dan peningkatan tehadap distribusi temperatur. Selain itu, juga mengakibatkan peningkatan terhadap nilai koeffisien perpindahan panas dan efektivitas.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer