Author : Nur Fadhilah Rahman   , Fifi Hesty Sholihah, Hendrik Elvian Gayuh Prasetya
ABSTRAK

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan perubahan energi panas menjadi energi listrik secara terus menerus. Sehingga pada proses produksi PLTU bersifat continuous process. Apabila salah satu komponen mengalami kerusakan atau kegagalan akan menyebabkan terhentinya keseluruhan fungsi. Maka dari itu dibutuhkannya suatu tindakan maintenance komponen untuk dapat mencegah terjadinya kerusakan atau kegagalan dengan melakukan aktifitas memperbaiki, mengganti, dan memodifikasi komponen. Maintenance kuantitatif merupakan metode analisa perspektif teoritis perhitungan secara matematik yang dilakukan melalui pendekatan atau distribusi numerik. Dalam proses pengolahan data secara matematik tentunya akan menyulitkan. Untuk meminimailisir tersebut dibutuhkannya suatu sistem manajemen yang terintegrasi secara baik. Sistem manajemen ini berupa application software. Diharapkan dengan penggunaan application software, proses mengolah dan menyimpan data dapat lebih praktis. Hasil program dan anailisa dengan metode kuantitatif didapatkan realibility kurang dari 0.7 dan penjadwalan dari tiap kompoenen fan, motor penggerak, damper inlet vane, turning gear, dan bearing. dimana nilai realibilty fan kurang dari 0.7 adalah 1400 jam dan penjadwalan maintenance selama 32 hari. nilai realibilty motor penggerak kurang dari 0.7 adalah 900 jam dan penjadwalan maintenance selama 23 hari, nilai realibilty damper inlet kurang dari 0.7 adalah 1600 jam dan penjadwalan maintenance selama 45 hari

[DOWNLOAD ABSTRACT]