Author : Fahriza Mutiara Fajariyanti   , Tri Harsono, Dias Agata
ABSTRAK

Gangguan belajar (Learning Disability) diartikan secara umum sebagai kelainan pada satu atau lebih proses psikologi dasar termasuk dalam penggunaan bahasa lisan atau tulisan yang ditunjukkan oleh diri anak dengan tidak baiknya kemampuan untuk mendengar, berfikir, membaca, menulis, mengeja atau menyelesaikan masalah matematika. Gangguan ini bisa semakin memburuk ketika tidak ada penanganan dari orang tua maupun sekolah karena tidak memahami atau mengenali jenis gangguan yang terjadi pada anak. Oleh karena itu, tujuan proyek akhir ini adalah membuat sebuah sistem pakar untuk mendeteksi dan mengklasifikasi learning disability pada anak sebagai langkah dalam mengenali kemampuan belajar anak usia sekolah sehingga dapat dilakukan penanganan sejak dini. Sistem pakar ini dibangun dengan beberapa modul, yaitu basis pengetahuan, memori, mesin inferensi fuzzy, dan antarmuka berbasis web. Pengguna akan menjawab pernyataan yang sudah dikategorikan mengenai gejala-gejala learning disability yang terjadi pada anak dan faktor keturunannya. Jawaban dari pengguna akan diproses menggunakan fuzzy expert system berdasarkan skor yang diperoleh dari setiap kategori. Output dari sistem ini menjawab apakah anak tersebut normal, disleksia, disgrafia, diskalkulia, atau gabungan dari jenis gangguan belajar yang ada, dengan tingkatan kondisi pada masing-masing gangguan, yaitu ringan, sedang, berat, atau sangat berat serta diberikan saran penanganan yang sebaiknya dilakukan. Hasil deteksi dan klasifikasi untuk ketiga jenis learning disabilities menggunakan fuzzy memiliki akurasi rata-rata sebesar 96,67%.

[DOWNLOAD ABSTRACT]