STUDI PENGARUH GELOMBANG ULTRASONIK PADA PROSES TRANSESTERIFIKASI MINYAK JELANTAH KE BIODIESEL
ABSTRAK
Solar adalah salah satu olahan minyak bumi. solar merupakan bahan bakar yang digunakan untuk alat tranportasi. Pemakaian yang terus meningkat akan mengakibatkan cadangan minyak bumi khusus solar akan semakin habis. Biodiesel adalah bahan bakar pengganti sumber energi terbarukan alternatif untuk mesin diesel bisa digunakan untuk pengganti solar. Salah satu sumber bahan baku biodiesel yang prospektif adalah jelantah. Jelantah adalah limbah rumah tangga, restoran, industri yang sangat mencemari lingkungan, sehingga dibutuhkan cara untuk mengolah limbah tersebut menjadi bahan yang bermanfaat yaitu biodiesel. Biodiesel dibuat melalui proses transesterifikasi yang mengubah minyak menjadi ester. Perbandingan antara jelantah dan metanol adalah 2:1 dan KOH adalah 1% dari minyak jelantah. Ketiga bahan bahan baku tersebut akan di camour dalam satu wadah dan selanjutnya di berigetaran ultrasonik. Getaran ultrasonik dapat mempengaruhi laju reaksi dan konversi ultrasonik karena efek kavitasi ultrasonik. Gelombang ultrasonik yang dirambatkan pada cairan akan menimbulkan suatu efek yang di sebut kavitasi akuistik. Takanan akan meningkat pada saat amplitudo positif di rambatkan. Perubahan tekanan secara terus menerus menimbulkan gelembung micro. Gelembung tersebut mengembang dan mengepis tiddak stabil dengan laju pengembangan lebih besar di bandingkan laju pengemisan sehingga gelembung membesar dan pecah.
[DOWNLOAD ABSTRACT]Kategori
D3 Teknik ElektronikaD3 Teknik Telekomunikasi
D3 Teknik Elektro Industri
D3 Teknik Informatika
D3 Teknologi Multimedia Broadcasting
D4 Teknik Elektronika
D4 Teknik Telekomunikasi
D4 Teknik Elektro Industri
D4 Teknik Informatika
D4 Teknik Mekatronika
D4 Teknik Komputer
D4 Teknik Teknologi Game
S2 Teknik Elektro
S2 Teknik Informatika dan Komputer