Author : Erika Maria Utari   , Eru Puspita, Ali Husein Alasiry
ABSTRAK

Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan budidaya jamur tiram adalah suhu dan kelembaban. Maka dari itu suhu dan kelembaban pada rumah jamur harus dijaga pada kondisi yang sesuai yang dibutuhkan agar jamur tiram dapat tumbuh dan dipanen. Penjagaan tingkat kelembapan tersebut dilakukan dengan cara menyemprotkan embun air pada rumah tanaman jamur. Namun nyatanya penyemprotan dilakukan dengan cara kira – kira. Cara tersebut kurang baik untuk menentukan kapan sebaiknya kita menyemprotkan embun air ke rumah jamur. Pada proyek akhir ini dibuat sebuah sistem yang dapat mengatur tingkat suhu dan kelembaban pada rumah jamur. Menggunakan sensor suhu dan kelembapan (DHT22) yang dibaca oleh Mikrokontroler , lalu data tersebut diolah mikrokontroler dengan menggunakan metode fuzzy, yang nantinya akan diberikan output berupa nilai pwm motor pompa untuk menyemburkan air. Pada proyek akhir ini juga dilakukan monitoring masa panen dengan menggunakan siklus dan dihitung pewaktuan menggunakan RTC yang nanti akan mengirimkan notifikasi pada aplikasi Android. Setelah sistem kontrol dijalankan selama 20 hari didapatkan hasil rata-rata hasil panen meningkat yang sebelumnya dengan metode konvensional adalah 1,8 Kg sekali panen dan setelah dipasang sistem adalah 2,8 Kg.

[DOWNLOAD ABSTRACT]