Author : Bhima Ilham Rosyidi   , Rika Rokhana, Hendhi Hermawan
ABSTRAK

Menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor. 10 Tahun 2006 tentang Badan Pertanahan Nasional (BPN) pasal 3, BPN mempunyai tugas untuk melakukan survei pengukuran dan pemetaan dibidang tanah. Dan saat ini alat yang digunakan BPN untuk melakukan hal tersebut masih tergolong dengan cara yang masih konvensional (dengan meteran olor). Hal itu sangatlah tidak efektif jika digunakan pada lahan yang sangat luas maka alat ini akan bekerja sebagai pengambil data koordinat lintang dan bujur pada masing – masing penanda lahan dan mengolahnya menjadi suatu ukuran panjang, keliling, dan luas sehingga akan mempermudah pengukuran dan pemetaan oleh BPN. Melalui tugas akhir ini, diharapkan alat ini akan banyak membantu dalam hal pengurusan sertifikasi tanah / lahan oleh BPN. Alat ini menggunakan Global Positioning System (GPS) tipe SKM53 sebagai pengambil koordinat lintang dan bujur pada masing - masing penanda lahan. Selanjutnya dengan menggunakan metode pencarian luas secara polygonal, data koordinat GPS dari masing – masing penanda akan diproses oleh microcontroller AVR untuk mendapatkan nilai luas. Keluaran semua data dari GPS, bentuk lahan 2D dapat dilihat secara langsung dalam satu tampilan LCD Graph sehingga lebih ringkas dan mudah.

[DOWNLOAD ABSTRACT]