Author : Nur Aida Fitrotin   , M. Zen Samsono Hadi, Mike Yuliana
ABSTRAK

Indonesia adalah negara dengan kekayaan alam yang melimpah, salah satunya ada pada sektor pertanian. Menurut BPS luas lahan sawah di Indonesia pada tahun 2020 adalah 8,3 juta hektar dimana 59% nya merupakan sawah tadah hujan dan 41% sawah irigasi. Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan hasil pertanian padi adalah dengan memperhatikan tingkat kesuburan tanah. Kegagalan pertumbuhan dan panen tidak hanya disebabkan oleh kekurangan hara, namun kelebihan hara juga dapat mengakibatkan kegagalan panen. Selain itu petani juga harus memperhatikan pH tanah dan soil moisture. Akan tetapi, proses pendeteksian tingkat kesuburan tanah masih banyak dilakukan secara manual dengan melihat warna tanah tanpa mengetahui kelembapan dan unsur hara yang terdapat dalam tanah. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap hasil panen. Untuk mengatasi masalah tersebut dibuat sebuah perangkat portable untuk mengetahui tingkat kesuburan tanah lahan pertanian dengan mengambil data NPK, pH tanah, dan soil moisture. Data kemudian dikirim ke server cloud dan dikirimkan ke Firebase sebagai database untuk bisa ditampilkan di aplikasi smartphone berbasis Android Studio. Tingkat keakuratan sensor dalam pengambilan data dengan error rata-rata pH tanah mencapai 5%, soil moisture 1%, nitrogen 6%, pHospHorus 9% dan kalium 7%. Sementara waktu rata-rata pengiriman data ke server cloud dan Firebase sebesar 10.4754 detik. Alat ini diharapkan bisa menjadi alat bantu bagi petani dalam memonitor tingkat kesuburan tanah sehingga dapat menjaga kondisi lahan dan meningkatkan produktivitas panen.

[DOWNLOAD ABSTRACT]